Senin, 14 November 2011

Oriental Red.



"If you find a path with no obstacles,




it probably doesn't go anywhere."


Sabtu, 12 November 2011

Velvet.


"The Obstacles

Is

The Path."


(Zen)

Jumat, 11 November 2011

Don't beleive anything......


"Don't believe anything simply because you've heard it,


Don't believe anything simply because it is spoken-

and rumoured by many,


Don't beleive anything simply because it is written-

found in your religious book,


Don't believe anything merely on the authority -

of your teachers and elders,


Don't beleive in traditions because-

they have been handed for many generations,


But after obeservations and analysis,

When you find that agrees with reason,

and conducive to the good,

and benefit of one and all,

then beleive it,

and live up to it.


(Budhha 563-483 BC)




Lo mucho que te quiero,



Believe me when I say how much I love you,

Believe me when I say how much I care,

Forgive me, give me peace of mind,

All I need is time, to prove my lve for you.


Qui siera que supieres vida mia,

Li mucho que te quiero te adoro,

Tu vivas en mi pensamiento y ahora me,

Arrepiento si yo te hice llorar.


Selasa, 08 November 2011

All things must pass,...


All things must pass,


All things must pass away,


All things must pass,


None of life's strings can last,


So I must be on my way,


And face another day.


(George Harrison)

Jumat, 04 November 2011

What Is Silence?


We used to think that silence is the absence of noise.

But what do you hear when there is no noise?

You may hear sounds that you never pay attention before.

Sounds of the rustling leaves,

sound of the wind,

sound of water,

or sound of your heart beat,

sound of your breath,

or the sound of the universe,

Aum....


Silence itself cannot be perceived,

You are the silence,

silence of the heart.


(Prajnaparamita)

Rabu, 02 November 2011

People come to our life for a reason.


People come to our life for a reason,

for a season,

or for a lifetime,


When they come to our life for a reason,

it is to assist us through a difficult time,

to guide and support us,

emotionally, spiritually, or phisically,

They are in your life to meet a need,

Then they just end the realtionship,

sometimes by saying good bye,

sometimes they just walked away,

sometimes they died,

By then we must know, the need has been met.


When they come to our life for a season,

It is because it is our time to share,

to grow,

or to learn,

They may give us an experience of peace,

or make us laugh,

or teach something we never have done before,

They usually gave us an ammount of joy.


When they come for a lifetime,

they teach us lifetime lessons,

Things we must build upon,

to have strong emotional foundation,

It is a kind of lessons we HAVE to accept,

Love the person anyway,

and use what we have learned,

in all our relationships and areas,

in our lives.


(anonymous)

Selasa, 01 November 2011

Endure.



"I will love the light

For it shows me the way,


Yet,

I will endure the darkness,

For it shows me the stars."


(OG Mandino)

Minggu, 30 Oktober 2011

Makna sebuah titipan.


Seringkali aku berkata,

Ketika orang memuji miliku,

bahwa

Sesungguhnya ini cuma titipan,

Bahwa mobilku hanya titipan Allah,

Bahwa rumahku hanya titipanNYA,

Bahwa hartaku hanya titipanNYA,

Bahwa putraku hanya titipanNYA,

Tetapi,

Mengapa aku tak pernah bertanya,

Mengapa DIA menitipkan padaku?

Untuk apa DIA menitipkan ini padaku?

Dan kalau bukan milikku,

Apa yang harus kulakukan untuk milikNYA ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan miliku?

Mengapa hatiku terasa berat

ketika titipan itu diminta kembali olehNYA?

Ketika diminta kembali,

Kusebut itu sebagai musibah,

kusebut sebagai ujian,

kusebut sebagai petaka,

Kusebut dengan panggilan apa saja

untuk melukiskan itu adalah

derita.


Ketika aku berdoa,

kuminta titipan yang cocok dengan nafsuku,

aku ingin lebih banyak harta,

lebih banyak mobil,

lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,

kutolak kemiskinan,

Seolah semua derita adalah hukuman bagiku,

seolah keadilan dan kasihNYA harus berjalan seperti matematika,

aku rajin beribadah,

maka selayaknya derita menjauh dariku,

dan nikmat dunia kerap menghampiriku,

kuperlakukan DIA seolah mitra dagang,

Dan bukan kekasih,

kuminta DIA membalas perlakuan baikku,

dan menolak keputusanNYA yang tak sesuai dengan keinginanku.

Gusti,......

Padahal tiap hari kuucapkan,

hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah kepadaMU.


Ketika langit dan bumi bersatu dalam diri,

bencana dan keberuntungan

sama saja.


(WS Rendra)




Sabtu, 29 Oktober 2011

Painting.



Painting can also be a mindfulness training.

Research shows that mindfulness can;

improve brain ability to process information,

Reduced brain related problems in old age,

Strengthen our immune system,

Lift up our mood,

And, reduced stress.


"A painting is a poem without words."

(Horace)

Kamis, 27 Oktober 2011

Letting Go Of Thoughts.





The mind remains undetermined in the great void,


Here the highest knowledge is unbounded,


That which gives things their thusness cannot be delimited by things,


So when we speak of 'limits',


We remain confined to the limited things,


The limit of the unlimited is called fullness,


The limitlessness of the limited is called 'emptiness',


TAO is the source of both,


But it is itself


Neither fullness,


Nor emptiness.




(Chuang Tzu)





Selasa, 25 Oktober 2011

Rumah.



Setiap kali saya merasa tidak puas dengan keadaan rumah saya, saya selalu ingat cerita ini;


Sebutlah namanya badu. Badu datang kepada seorang guru untuk mengeluhkan keadaan rumahnya, ' Tolong guru,... rumah saya benar benar kacau, istri dan 4 anak yang ribut setiap saat, belum lagi ada mertua yang rewel, ipar ipar yang menjengkelkan,... semua benar benar membuat rumah saya yang sudah kecil,

semakin tidak nyaman....'

Guru berkata kepada badu, "Carilah lima ekor kambing bandot yang besar besar, lalu, masukanlah kelima limanya kedalam rumahmu, lalu, tutup pintu rumahmu, dan jangan keluar rumah selama lima hari..."

Badu heran akan perintah sang guru, namun karena percaya pada sang guru, badu melaksanakan juga perintahnya.

Selama lima hari didalam rumah, badu dan seluruh keluarga besarnya benar benar sengsara . Kalima kambing bandot itu baunya luar biasa, suaranya yang ribut mengembik memekakan telinga, belum lagi kotorannya mengotori seluruh ruangan. Badu tidak sabar untuk mengusir kelima kambing bandot itu keluar rumahnya, tapi ia menunggu sampai hari kelima, seperti perintah sang guru kepadanya.

Pada hari kelima, badu bergegas mengeluarkan kelima kambing bandot itu dari dalam rumahnya, dan membersihkan seluruh rumah bersama sama keluarganya.

Ketika sang guru bertanya kepadanya, "bagaimana keadaan rumahmu sekarang?'

Badu menjawab, ' Benar benar nyaman!'




Senin, 24 Oktober 2011

Face it!

Picture From; Gettyimages.



"Whatever you have in your mind,

Forget it,


Whatever you have in your hands,

Give it,


Whatever is to be your fate,

Face it! "


(Sa'id Abu, Essential Sufism)

Sabtu, 22 Oktober 2011

What is mindfulness?


What is mindfulness?


Mindfulness is all about


Paying attention


on purpose


In the present moment


without making judgement.


(Jon Kabatt-Zin)




Kamis, 20 Oktober 2011

Being relax with the moment.



"Pain is not a punishment,


Pleasure is not a reward."



(Pema Chodron, Being relax with the moment)

Peace is every step.


Suka cita memang indah

Tapi, derita yang membuatnya demikian,

Teman memang sahabatnya canda

Tapi bukankah musuh adalah guru kebijakan-

yang dikirim tangan tangan kehidupan?

Sukses memang menyenangkan

Namun, bukankah gagal yang membuatnya tidak hambar?


(Gede Prama, Peace is every step)

Cerita lama.

Picture from; Artspace artanuk.


Ini adalah cerita lama yang saya suka.


Sebuah desa terendam banjir. Para penduduk desa bertengger diatas atap rumah mereka ber hari hari menunggu pertolongan datang.Rakit rakit kecil datang silih berganti mengungsikan penduduk desa sedikit demi sedikit. Lama kelamaan desa makin kosong. Tapi pak badu masih saja duduk diatap rumahnya. Sebuah perahu kecil dengan beberapa penumpang lewat, menawarkan pertolongan, tapi pak badu menolak, katanya, 'saya menunggu pertolongan Tuhan'.

Setelah beberapa jam lewat lagi sebuah perahu yang agak besar pengangkut barang menawarkan pertolongan kepada pak badu yang masih sabar duduk diatap rumahnya. Lagi lagi pak badu menolak halus, katanya, ' saya masih sabar menunggu pertolongan Tuhan'.

Menjelang sore, sebuah helikopter lewat, dan melihat masih ada pak badu yang tersisa di areal banjir, mereka menurunkan tali, menyuruh pak badu naik. Tapi pak badu menolak, katanya, masih menunggu pertolongan Tuhan.

Hari menjelang malam, suasana gelap dan sepi, tinggalah pak badu seorang diri diatap rumahnya,.... sekarang pak badu sudah tidak sabar lagi, dan berseru kelangit,......'Ya Tuhan, hambamu sudah begitu lama menanti, tapi mana pertolonganMU?'

Suaranya larut bersama angin malam. Pak badu putus asa,.... tiba tiba terdengar suara,...." Badu,... bukankah aku sudah mengirim dua kapal dan satu helikopter......?"


"Life isn't what we want, but what we have."

Senin, 17 Oktober 2011

Inner Happiness.

Picture from; Willowtree.




"Why allow other people




to control your inner

happiness?"




(Ajahn Brahm)


The Doorway To Freedom.

Picture from; Wikimedia



* Get used to the feeling of falling.


*If we learn to open our hearts, anyone, include the people

who drives us crazy, can be our teacher.


*The truth you believe and cling, make you unavailable

to hear anything new.


*As we practice, we begin to know the difference

between our fantasy and reality.


*Nothing ever goes away, untill it has taught us

what we need to know.


Compassion starts with making friends

with ourselves,

particulary, our poisons.


(Pema Chodron)




Sabtu, 15 Oktober 2011

Who you are.



"Tension is who you think you should be.


Relaxation is who you are."



(Chinese proverb)