Tampilkan postingan dengan label Khalil Gibran.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khalil Gibran.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2011

Raja Yang Bijak.

Picture; From Gettyimages.

*

*

Seorang raja memerintah sebuah negeri yang aman

tentram dan damai dengan bijaksana.

Seluruh rakyat mencintai raja mereka.

Satu malam, seorang penyihir datang dan menuangkan

tujuh tetes cairan aneh kedalam sungai yang mengalir

di tengah kerajaan itu.

"Mulai detik ini, semua yang minum air sungai ini,

akan menjadi gila" Kata penyihir itu sambil beranjak pergi.

Keesokan harinya, seluruh rakyat negeri itu, kecuali

raja dan perdana menterinya, minum dari sungai itu, dan,

terjadilah apa yang telah dikatakan penyihir.

Dan, pada hari itupun juga, rakyat diseluruh penjuru

negeri itu kehilangan akal sehat mereka.

Mereka berkata satu sama lain,

'Coba lihat, kita mempunyai raja dan perdana

menteri yang gila,... mana bisa kita diperintah

oleh raja yang gila....? Kita harus menurunkan

raja dan perdana menteri!!!'

Maka sore itu, raja meminta perdana menteri pergi

mengambil air dari sungai ,lalu raja meminum

air sungai tersebut banyak banyak, dan meminta

perdana menteri melakukan hal yang sama.

Keesokan harinya, seluruh penjuru negeri gembira,

karena melihat raja dan perdana menteri mereka sudah

sembuh dan tidak gila lagi.

.

(The wise king, by Khalil Gibran.)

Senin, 04 April 2011

Bagaimana aku menjadi orang gila.

Picture; From Gettyimages.

*

*

Kau bertanya padaku, bagaimana aku menjadi

orang gila. Begini kejadiannya.

Satu hari, sebelum banyak dewa dilahirkan, aku terjaga

dari tidur lelapku, dan menyadari bahwa semua topengku

telah dicuri, tujuh topeng yang kukenakan untuk menjalani

tujuh kehidupan. - Aku berlari tanpa topeng menembus

kerumunan sambil berseru,

'pencuri, pencuri terkutuk!'

Para lelaki dan perempuan mentertawaiku, sebagian

bergegas masuk rumah karena takut padaku.

.

Dan ketika aku tiba dipasar, seorang pemuda berseru dari

atas bumbungan atap, "Dia gila!"

Aku mendongakkan kepalaku dan melihatnya,

Untuk pertama kalinya hangat mentari menyentuh wajahku

yang telanjang tanpa topeng, dan seketika itupun

jiwaku hangat oleh cinta kehangatan mentari,

dan tiba tiba aku tidak memerlukan lagi topeng topengku,

aku malah berteriak,

'Diberkatilah mereka yang mencuri topeng topengku!'

.

Begitulah, dimata orang orang lain,

aku telah menjadi orang gila.

Dengan menjadi orang gila, aku menemukan kebebasan,

tapi juga kesepian,

tidak usah berusaha dipahami orang lain,

tapi mereka yang memahamiku berusaha

mengambil keuntungan dariku,

Tapi, aku tidak usah terlalu berbesar hati akan

keamananku,

Karena, bahkan didalam penjarapun, seorang pencuri

tidak bebas dari pencuri lainnya.

.

(Khalil Gibran, The madman)